VISITASI PERIZINAN OPERASIONAL HEMODIALISIS UPTD RSUD DATU BERU

Takengon – Guna menunjang peningkatan pelayanan rumah sakit bagi masyarakat khususnya bagi pasien ginjal yang membutuhkan layanan cuci darah atau hemodialisis, UPTD RSUD Datu Beru melaksanakan visitasi untuk perizinan operasional hemodialisis.

Untuk mendapatkan izin penyelenggaraan pelayanan dialisis yang efektif, perlu dilakukan penilaian kesesuaian terhadap standar Permenkes melalui verifikasi administrasi dan kelengkapan dokumen.

Kegiatan visitasi dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama visitasi dilakukan pada Senin, 10 Oktober 2022 melalui layanan media zoom meeting oleh Tim Visitasi dari Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan, Tim Kerja Hukum, Setditjen Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah dan Koordinator PERNEFRI Wilayah Aceh.

Kegiatan Visitasi dimulai pukul 09.00 WIB. Diawali dengan sambutan dari Wakil Direktur Penunjang dr. Sukri Maha, dilanjutkan dengan sambutan dari dr. Benny, sambutan dari dr. Syafrizal Nasution, Sp.Pd KGH dari PERNEFRI, dan dilanjutkan dengan pemaparan profil Hemodialisa UPTD RSUD Datu Beru oleh Wakil Direktur Pelayanan dr. Indra Wahyudi, M.K.M. Kemudian diakhiri dengan telusur kelengkapan dokumen.

Tahap lanjutan visitasi dilaksanakan pada Rabu, 19 Oktober 2022 dengan agenda telusur lapangan yang dihadiri oleh perwakilan dari Tim Visitasi Perizinan Operasional Hemodialisis. Kegiatan ini dilakukan dengan pemeriksaan kelengkapan fasilitas layanan hemodialisis sesuai standar yang telah ditetapkan. Dimulai dengan sambutan oleh dr. Gusnarwin, Sp.B dan dilanjutkan dengan kunjungan dan telusur ke ruang Hemodialisa UPTD RSUD Datu Beru oleh Tim Visitasi Perizinan Operasional yang didampingi dr. Hardi Yanis, Sp.Pd sebagai penanggung jawab Ruang Hemodialisa UPTD RSUD Datu Beru, beserta jajaran.

Terkait itu direktur RSUD Datu Beru dr.Gusnarwin, Sp.B mengucapkan terimakasih atas kedatangan Tim Visitasi. Direktur berharap dengan kedatangan Tim Visitasi ke RSUD Datu Beru, pelayanan Hemodialisa tetap dapat berjalan dan akan diupayakan peningkatan layanan Hemodialisa agar maksimal memenuhi kebutuhan pasien. (Humas RSUDDB-Oktober 2022)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *